Info Seluler
10/09/2010 - 21:04
Jakarta - Tak mengherankan jika operator sigap di masa Lebaran. Apalagi Lebaran 2010 diperkirakan terjadi perpanjangan masa panen karena libur panjang. Operator optimistis bisa meraih lonjakan pendapatan hingga 30%.
“Persentase keuntungan diperkirakan hampir sama dengan tahun kemarin. Dibandingkan bulan sebelumnya, kami perkirakan terjadi kenaikan revenue sebesar 25% hingga 30%,” kata Group Head VAS Brand Marketing Indosat Teguh Prasetya baru-baru ini di Jakarta.
Indosat memperkirakan tahun ini ada perpanjangan masa panen Lebaran karena jangka waktu libur yang lebih panjang. Masa panen operator itu dipengaruhi arus mudik dan arus balik.
“Kalau menurut pengalaman, titik puncak penggunaan layanan biasanya tergantung pada arus pergi dan pulang. Arus pergi diperkirakan mulai tinggi pada H-7 atau 3-4 September,” paparnya.
09/09/2010 - 11:04
Jakarta - Lebaran makin indah karena operator menyediakan kemudahan termasuk hadirnya akses GPS dan video call untuk memantau mudik. Lalu fasilitas apa saja yang bisa dimanfaatkan pelanggan?
Operator Indosat misalnya, menjadikan layanan data sebagai unggulan. Mereka melakukan persiapan terbesar di layanan data dengan menaikkan kapasitas sekitar 250% yang bisa mengakomodir 100 terabyte setiap hari.
“Pertumbuhan data lebih tinggi karena orang mulai banyak menggunakan perangkat teknologi tinggi. Pengguna bisa cek GPS, jejaring sosial atau memantau berita secara terus menerus,” kata Group Head VAS Brand Marketing Indosat Teguh Prasetya.
Bagi pelanggan Indosat, pengguna bisa memanfaatkan Aplikasi Indosat Go. Fasilitas ini dapat melacak lokasi teman, mencari galeri Indosat terdekat, ATM, SPBU, rumah sakit, kantor polisi, restoran, kafe, mesjid, informasi jadwal shalat, info jalur mudik, cuaca mudik, tip sehat mudik dan berbagai program value added services (VAS) lainnya.
Untuk paket data, Indosat menawarkan paket reguler berkisar Rp200 ribu/1,25 GB hingga Rp 400 ribu/3GB. Paket unlimited operator ini berkisar Rp 300 ribu hingga 1,5 juta.
Rabu, 8 September 2010, 18:32 WIB
Perusahaan pembuat perangkat BlackBerry, Research In Motion (RIM) baru-baru ini mengakuisisi DataViz, perusahaan pengembang aplikasi penyunting dokumen Microsoft Office di perangkat mobile.
Seperti dikutip dari situs InformationWeek, RIM mengakuisi hampir semua aset dan karyawan DataViz. Situs CrackBerry pertama kali memunculkan rumor akuisisi ini setelah beberapa karyawan DataViz mengupdate profil LinkedIn mereka.
RIM tidak memberitahukan berapa nilai dari akuisisi ini. Namun, CrackBerry mengatakan nilai akuisisi adalah sebesar US$50 juta (sekitar Rp 450 miliar).
Ini merupakan akuisi terakhir setelah RIM mengakuisisi perusahaan spesialis penyedia infrastruktur untuk toko aplikasi virtual, Cellmania.
Baca Selanjutnya: RIM Caplok Perusahaan Aplikasi Dokumen Mobile
Artikel yang lain...
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL


