Friday Aug 22

Sony Ericsson Tidak Ingin Bergantung Pada Satu OS

Jum'at, 5 Maret 2010 - 15:54 wib

JAKARTA - Memenuhi keinginan masyarakat akan kebutuhan ponselnya, menjadi tujuaan utama Sony Ericsson agar bisa bertahan pada pasar handset di dunia. Untuk itulah Sony Ericsson tidak hanya mau bergantung pada satu sistem operasi saja.

"Sony Ericsson tidak mau hanya bergantung pada satu sistem operasi saja, kita ingin menjadi produsen yang mempunyai multiplatform dan multi sistem operasi," jelas Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia Djunaedi Satrio, saat membuka peluncuran ponsel Android milik Sony Ericsson, di Djakarta Theater, Jumat (5/3/2010).

Keinginan Sony Ericsson untuk menjadi perusahaan yang tidak bergantung pada sistem operasi, karena mereka mempunyai prinsip untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang beragam.
Dijelaskan oleh Djunaedi, awalnya dulu produsen ini merilis ponsel dengan sistem operasi besutan Sony Ericsson sendiri. Namun disaat bersamaan tetap menghadirkan ponsel yang berbasis Symbian yang sukses melalui Xperia x1 dan X2.

"Selain itu kita juga mempunyai ponsel yang disematkan dengan Windows mobile milik Microsoft. Yang terakhir yang diluncurkan adalah Satio dengan Windows Mobile 6.5 dengan kamera 12 MP," tambah Djunaedi.

Terakhir yang sedang hot-nya adalah Android. Sony Ericsson juga tidak mau ketinggalan dengan merilis ponsel Xperia X10, X10 Mini dan X10 Mini Pro.
"Kendati demikian kami tidak ingin sembaragan mengeluarkan smartphone. Mungkin satu tahun hanya 40 seri saja, karena kami ingin yang terbaik untuk konsumen kami," tandasnya. (Susetyo Dwi Prihadi - Okezone )